Karena Manusia

Kenapa manusia merasa dirinya bisa melampaui batas?

Dia bisa menolak surga, padahal tidak akan sanggup hidup di neraka.

Dia bisa menolak menang, padahal tidak bisa menanggung rasa terpukul akibat kekalahan.

Dia bisa memilih sakit, padahal dia tahu itu membuatnya jatuh.

Demi apa? Demi apa yang dia yakini benar. Padahal kebenaran yang dia yakini bisa saja salah. Lalu akhirnya dia pun menyesal.

Demi sesuatu yang dikatakan pengorbanan. Padahal sesuatu yang membuat dia berkorban tidak merasa bahwa itu berarti. Kemudian dia pun merasa bodoh.

Manusia seringkali tidak sadar kalau dia hanya tahu sedikit. Kalau banyak yang dia tidak tahu. Kalau dia terjebak dalam kesombongannya.

Karena apa? Karena manusia memiliki rasa, yang seringkali membuat dia terkecoh.

Karena manusia lucu. Namun hanya sedikit dari mereka yang sering tetawa.

Tapi bukankah itu yang membuat manusia tetap menjadi manusia? Memiliki rasa dan lucu.

Untuk seseorang yang menginspirasiku membuat blog ini. Bersinarlah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s