Dear Earl Grey Tea, You Saved My Day!

Earl Grey Tea Dari Dilmah
Earl Grey Tea Dari Dilmah

Aroma khas bergamot langsung menembus seluruh saraf dalam kepala saya saat pertama kali mencium wangi dari teh ini. Belum juga reda rasa terpesona saya, lidah ini kembali dibuat terkejut oleh rasanya.

“Gila, enak banget!”

Saya pun langsung berteriak spontan saat pertama kali mereguk earl greay tea . Ledakan cita rasa teh ini langsung membuat wajah saya meringis seperti orang yang ingin menangis. Bagaimana tidak, earl grey tea telah menyelamatkan hari saya yang buruk gara-gara masalah pekerjaan.

Cita rasa teh ini mampu membuat saya menghembuskan napas panjang yang melegakan. Kepala yang penat, perlahan menjadi lebih ringan.Emosi negatif yang terpendam pun seperti meledak, lalu berganti dengan mood yang lebih baik.

Saya kembali mereguk teh dalam cangkir untuk kedua kalinya, lalu sejenak menutup mata untuk mempertajam indera lainnya. Setelah dibawa rileks oleh aroma khas citrun, muncul rasa unik yang complicated saat pertama mengecap teh ini. Namun setelah itu, rasa bergamot yang segar begitu mendominasi. Oiya, bergamot merupakan salah satu jenis jeruk asal Tiongkok yang banyak dibudidayakan di Italia. Selain untuk makanan, kulit buah ini juga populer diolah untuk dijadikan aroma parfum. Gak heran jika wanginya bisa membius dan membuat rileks tubuh ini.

Saya sempat menunggu rasa pahit yang biasa muncul setelah meminum teh hitam lainnya. Tapi sampai akhir, pahit itu tidak ada, melainkan rasa bergamot yang tersisa di mulut hingga berjam-jam. Oleh karena itulah, menurut saya sangat rugi jika memasukkan gula dalam earl grey tea. Gula bisa merusak keistimewaan rasa teh ini.

Julukan “earl grey” sebenarnya berasal dari nama perdana mentri Inggris yang mempopulerkan teh rasa ini di abad 19. Charles Earl Grey mendapatkan bahan dengan rasa eksotis tersebut dari seorang master peracik teh asal Tiongkok. Dia dan istrinya sangat menyukai teh ini dan selalu menyuguhkannya pada tamu-tamunya. Bahkan saat teh pemberian dari orang Tiongkok itu habis, dia meminta para ahli di negaranya untuk membuat teh dengan rasa yang sama. Sayangnya si orang Tiongkok yang meracik teh ini tidak tercatat namanya dalam literatur.

Kini earl grey tea merupakan salah satu rasa teh yang paling disukai di dunia. Termasuk saya, yang sore itu kembali menyeduh teh ini untuk cangkir yang kedua. Setelahnya, saya pun bisa pulang ke rumah dengan langkah ringan dan hati yang riang. Syalalalalalala… (tdk)***

Referensi :
http://www.teatulia.com/tea-101/what-is-earl-grey-tea.htm

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s