Usia Kepala 3 itu…Asik Juga!

Kerutan di sudut mata, flek coklat di wajah, metabolisme tubuh menurun, dan sederet perubahan lainnya sempat membuat saya panik saat menginjak awal 30-an. Sifat yang cuek terhadap perawatan wajah dan tubuh, membuat saya menyadarinya saat gejala-gejala tersebut sudah kentara. Apalagi saya termasuk orang yang jarang selfie, jadi kaget sendiri pas suatu saat bercermin ko jadi gini sih? Wkwkwkwk.

Saya gak bakalan berbohong. Saya sempat panik dan mulai bertanya-tanya pada teman, krim mata merk apa sih yang paling ampuh mencegah adanya kerutan. Mulai membaca artikel bagaimana caranya menghilangkan flek flek coklat di wajah secara alami. Mulai memaksakan diri untuk berolah raga, karena tubuh ini  terasa semakin ringkih.

Memang semuanya itu sampai sekarang belum ada yang bisa diterapkan secara maksimal. Saya lebih banyak absen mengoleskan krim mata. Bahkan membersihkan wajah pun saya sering lupa karena suka ketiduran. Saya juga belum satupun mencoba tips tips menghilangkan flek wajah yang didapatkan dari artikel tersebut. Semangat olah raga pun masih naik turun. Hasilnya tentu saja tidak optimal. Tapi setidaknya, saya yang sebelumnya cuek sudah mulai perduli akan hal itu.

Lalu apakah saya mulai takut untuk menua?

Saya sempat berpikir demikian. Sempat berpikir bertambah tua merupakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Kenapa? Karena saya terlalu banyak terpengaruh sama iklan krim-krim pencegahan penuaan wajah hahaha. Mereka seolah menggambarkan bahwa menjadi tua adalah kiamat bagi perempuan.

Saya juga terpengaruh oleh cerita picisan, bahwa semakin tua perempuan sering digambarkan semakin tidak berdaya. Semakin menerima nasib karena sudah tidak muda lagi dan memudar pesonanya. Tidak setuju? Sah-sah saja, namanya juga cerita picisan.

Tapi ternyata, setidaknya untuk saat ini, menua itu menyenangkan. Di tahun ketiga menyandang usia kepala tiga ini, saya mendapatkan sesuatu yang sebelumnya tidak didapatkan.

Sekarang saya sudah tidak lagi seperti dulu yang ababil dan tidak percaya diri dalam menentukan apa yang ingin dilakukan. Saya sudah mulai bisa memantapkan hati menentukan apa yang ingin dilakukan, menyusun rencana untuk meraihnya, dan yang paling penting mulai mencoba melakukannya. Tidak ada jaminan untuk berhasil, tidak ada. Tapi setidaknya saya sudah melalui proses mencoba.

Keuntungan menua yang kedua adalah saya lebih bebas menentukan hidup saya. Tentunya ini tidak lepas dari keberuntungan saya mendapatkan suami yang selalu memberikan dukungan dan kepercayaan penuh. Tapi kini saya sudah mulai bisa lepas dari suara-suara yang mengatur kehidupan saya. Saya merasa memiliki kontrol penuh atas diri saya sendiri.

Saya juga sudah mulai belajar menerima jika, entah kenapa alasannya, ada pihak tertentu yang “tidak menyukai” saya. But who cares? Not everybody has a good taste! Saya mulai belajar tidak terpengaruh oleh komentar-komentar tidak bertanggung jawab. Jika perlu, eliminasi, lalu pastikan tetap berada di sekeliling orang-orang yang bisa memotivasi.

Ketiga, saya bisa melihat dunia dari sudut pandang yang lebih banyak. Semua tidak lepas dari pengalaman saya dalam melakukan kesalahan, kebodohan, dan kegagalan. Memang sekilas itu terasa tidak menyenangkan, tapi itu membuat saya belajar banyak.

Keempat, saya lebih banyak bersyukur. Semakin tua saya semakin banyak mengalami kehilangan. Hal itu membuat saya lebih menghargai apa yang saya miliki sekarang. Semakin tau apa yang paling berharga dalam hidup saya.

Last but not least, lebih optimis. Tiga puluh tahun lebih hidup di dunia tentu penuh dengan rasa manis, asam, pahit, asin. Masa belum nyadar juga jika selalu ada pagi setelah malam yang panjang. Selalu ada tawa setelah tangis. Selalu ada kebahagiaan setelah kesedihan.

Jika mengingat itu semua, rasanya tidak ada salahnya memiliki sedikit kerutan di mata serta tanda-tanda penuaan lainnya. Toh Evangeline Lily di film Ant Man aja tetep kece berat dengan banyak kerutan di sekitar matanya hahaha.

Karena ternyata, usia kepala tiga itu asik juga. Enjoy! (tdk)***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s